Minggu, 24 November 2019

Perencanaan Pendidikan dan Pendataan

Ada empat persoalan pokok dalam perencanaan pendidikan, yaitu tujuan pendidikan, status sistem pendidikan, alternatif pemecahan masalah, dan strategi pencapaian tujuan. Tujuan pendidikan adalah sesuatu yang ingin dicapai dengan adanya perencanaan pendidikan, sedangkan status sistem pendidikan adalah hal yang menunjukkan mengenai sistem pendidikan sekarang apakah telah mencapai target tujuan atau belum. Alternatif pemecahan masalah menunjukkan beberapa kemungkinan yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan yang ada. Strategi pencapaian tujuan adalah cara cara yang bisa digunakan dalam mencapai tujuan tersebut.
Pekerjaan Perencana Pendidikan adalah Mengumpulkan data informasi baik yang jangka panjang maupun pendek, Mengalokasikan sumber daya pendidikan secara rasional, Melakukan keputusan yang rasional mengenai pengalokasian, Tugas mengenai administrasi pendidikan, dan Pemeliharaan sistem pendidikan yang lebih besar ketika ada acara besar.
Pihak pihak yang terkait dengan perencanaan pendidikan adalah Pihak sekolah ( siswa, guru, kepala sekolah, tenaga administrasi, finansial, sarana dll ) di bagian atas, perencana di bagian tengah dan pembuat kebijakan/masyarakat berada di bagian bawah. Layaknya roti sandwich, perencana berada di tengah dari dua bagian dimana perencana menyediakan kebutuhan yang diperlukan sekolah dan memasukkan pembuat kebijakan/masyarakat dalam programnya.
Informasi yang diperlukan oleh perencana pendidikan adalah kualitas dan kuantitas kebijakan pemerintah mengenai pendidikan, sikap umum tentang pendidikan dan sekolah, data kependudukan dan ekonomi tren sosio, anggaran, proporsi dan biaya rutin pendidikan, dampak pendidikan pada umumnya, data siswa mengenai permasalahan siswa, angka arus siswa, masalah khusus, kebutuhan guru, tingkat pendidikan dan pelatihan guru, kebutuhan didaktik metodik, kelulusan, tingkat aspirasi pekerjaan setelah lulus, dan produktivitas kerja serta kualitas sekolah.
Perencanaan dalam praktik telah berumur lebih dari lima puluh tahun, pada saat ini kita dapat secara fair mengatakan bahwa perencanaan pendidikan berkaitan dengan yang bersifat kuantitatif. Teknik yang ada adalah manpower planning, cost - benefit analysis and social demand analysis, dan cara cara untuk menganalisis manusia, SDA dan arus informasi.
Perencanaan pendidikan mempunyai tahapan tahapan yang membentuk siklus.
1. Konsep, Kegunaan dan Kriteria Data
Konsep data merupakan persamaan dengan statistik. Statistik merupakan kumpulan data yang berbentuk angka dari sebuah kejadian. Namun tidak semua kejadian menjadi sebuah data. Data akan sangat berguna untuk informasi yang dijadikan bahan bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan, statistik persekolahan yang bersifat umum, bahan perencanaan, dan memberi bantuan/subsidi atau dana atau dana BOS dan BOP sebagai pengganti SPP. Kriteria data meliputi; data yang disediakan harus relevan, data harus ekonomis, pengumpulannya dengan cara ekonomis, sistem data hendaknya fleksibel, data hendaknya lengkap dan teliti, data hendaknya mudah diperoleh.
2. Jenis Data Pendidikan
Dilihat dari sumbernya, ada data primer dan data sekunder. Dari cara pengumpulan nya terdapat data hasil administrasi, data eksperimen, data survei, dan data sensus. Sedangkan dari sifatnya terdapat data kuantitatif dan kualitatif. Data pendidikan meliputi; SD Negeri, SD Swasta, Gedung, Kepala sekolah, guru, dan staff karyawan, Rombel, dan jumlah murid.
3. Mekanisme Pendataan Pendidikan
Pendataan dimulai sejak tingkat sekolah berupa pencatatan secara langsung. Di tingkat kecamatan tidak terlepas dari mekanisme pendataan pendidikan tingkat nasional. Di akhir bulan agustus, kepala sekolah mengisi format data persekolahan dan mengirimkan kepada Seksi Pendidikan atau UPTD. Rangkuman data tingkat Kabupaten diolah bersama menjadi rangkuman data tingkat Provinsi oleh Dinas Pendidikan Provinsi dengan Bappeda Tingkat I.
4. Pengolahan Data Pendidikan
Untuk memudahkan dalam memperoleh informasi, data hendaknya dikumpulkan melalui Tabulasi Data dan Perhitungan Indikator Menggunakan Rasio dan Persentase.
5. Penyimpanan Data Pendidikan
Data yang terkumpul perlu disimpan dengan cara sistematis, mudah dicari dan awet. Data biasanya disimpan dengan alat bantu elektronik seperti menggunakan disket, CD, flashdisk, dan sebagainya atau dengan penyimpanan manual seperti map dan feeling cabinet.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perencanaan Pendidikan dan Pendataan

Ada empat persoalan pokok dalam perencanaan pendidikan, yaitu tujuan pendidikan, status sistem pendidikan, alternatif pemecahan masalah, da...